HomeBatu EmpeduMau Tahu Kiat-Kiat Mencegah Batu Empedu?

Mau Tahu Kiat-Kiat Mencegah Batu Empedu?

Date:

Penyakit batu empedu memang bisa menyebabkan gangguan walaupun pada skala kecil. Sebaliknya, penyakit ini juga dapat mengakibatkan rasa nyeri yang tak tertahankan. Maka, tentu bijak jika kita ikuti pepatah terkenal berikut: lebih baik mencegah daripada mengobati.

Walaupun sebenarnya tidak ada metode pencegahan secara langsung, kita tetap bisa melakukan berbagai cara guna menurunkan resiko terkena penyakit tersebut.

Para ahli kesehatan merekomendasikan beberapa cara untuk mencegah penyakit batu empedu. Salah satunya dengan melakukan diet seimbang dengan membatasi konsumsi makanan tertentu.

Makanan tinggi lemak jenuh harus dihindari jauh-jauh, misalnya daging merah dan berlemak, mentega, margarin, makanan olahan, dan makanan yang digoreng.

Begitu juga kulit unggas dan produk susu tinggi lemak. Pemakaian gula pun sebaiknya tidak belebihan. Asupan gula yang tinggi dapat meningkatkan resiko untuk terjadinya batu empedu.

Konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh tunggal seperti minyak zaitun dan minyak canola tetap dapat dilakukan. Begitupun dengan makanan yang mengandung asam lemak esensial karena dapat membantu untuk mencegah serangan pada kandung empedu.

Makanan dengan unsur itu bisa didapatkan pada beberapa jenis ikan seperti ikan Salmon, Tuna, dan Makarel, tak terkecuali  dengan minyak ikannya.

Diet seimbang juga harus dilakukan dengan mengonsumsi berbagai macam buah-buahan dan sayuran. Kedua jenis makanan itu banyak mengandung serat yang dipercaya dapat mengurangi resiko batu empedu. Adapun contoh buah yang direkomendasikan adalah Anggur, Apel, Pepaya, Pir, dan buah lain yang kadar kaliumnya tinggi.

Sedangkan, sayuran yang dapat dipilih adalah Mentimun, Bit, Ubi jalar, Bawang, dan Tomat. Kacang-kacangan pun termasuk yang disarankan, entah itu Kacang tanah, Kacang hijau, Kenari maupun Almond.

Agar mendapatkan variasi rasa, maka kita pun bisa mengonsumsinya dalam bentuk jus. Boleh juga membuatnya secara bersamaan seperti jus yang terdiri atas campuran Wortel, Apel, dan lainnya.

Atau, bisa juga mengombinasikan antara sayuran dan buah-buahan. Untuk meminimalkan resiko penyakit batu empedu, bisa juga dengan mengonsumsi cuka Apel yang berkhasiat dalam membantu merangsang cairan pencernaan dalam mendorong aliran empedu.

Selain itu, kafein dalam kopi juga dapat berperan dalam kontraksi kandung empedu sehingga bisa mengurangi produksi pembentukkan batu empedu.

Hanya, hindari kafein yang terdapat dalam minuman bersoda dan Teh karena manfaat kafein tersebut tidak akan maksimal selama berat badan tidak diatur.

Untuk itulah, aturlah berat badan agar jangan sampai kelebihan atau obesitas. Bagi mereka yang terlanjur kegemukan, usahakan untuk tidak mengalami penurunan berat badan secara cepat/diet ketat yang ekstrem.

Jangan salah, hal itu malah bisa jadi pemicu serangan batu empedu. Kontrol atas berat tubuh dapat diakukan misalnya dengan melakukan olahraga secara teratur minimal 30 menit setiap harinya, misalnya dengan olahraga ringan seperti jalan kaki atau berenang. Jika Anda giat melakukan kiat-kiat mencegah batu empedu di atas, niscaya Anda dapat meminimalisir resiko serangan penyakit ini.

Book a 1-on-1
Call Session

Want Patrick's full attention? Nothing compares with a live one on one strategy call! You can express all your concerns and get the best and most straight forward learning experience.

Related articles:

Penyakit Batu Empedu: Ciri-Ciri, Penyebab, dan Pengobatannya

Di zaman sekarang yang serba digital banyak orang tidak...

Pengobatan Batu Empedu, Apa Saja Metode yang Tersedia?

Pengobatan batu empedu bisa dilakukan dengan berbagai cara, bergantung...

Noni Juice, Cara Alami Atasi Batu Empedu

Seperti yang disebutkan dalam artikel sebelumnya, seorang penderita batu...

Anjuran dan Pantangan Makanan untuk Penderita Batu Empedu

Sebagaimana pada penderita penyakit lainnya, ada makanan yang wajib...

Diagnosa Batu Empedu, Pemeriksaan Apa Saja yang Dibutuhkan?

Penyakit batu empedu memang tidak menunjukkan gejala yang khas....

Latest courses: