HomeImun & InfeksiCara Memasak Beras Merah

Cara Memasak Beras Merah

Date:

Cara memasakan beras merah memang agak berbeda dengan cara memasak beras putih. Namun memasak beras merah tidak sulit dan repot, asalkan Anda tahu cara yang benar supaya tetap nikmat dimakan dan tidak hilang kandungan nutrisinya.

Beras merah akhir-akhir ini pamornya semakin menanjak berkat berkembangnya pengetahuan masyarakat tentang manfaat beras merah. Rupa beras merah tidak jauh beda dengan beras putih, namun beras merah memiliki gizi dan serat yang jauh lebih banyak dibandingkan beras biasa.

Kandungan serat dalam beras merah sangat bagus bagi mereka yang hendak menurunkan berat badan atau sekadar untuk memelihara kesehatan sistem pencernaan. Nasi merah cukup nikmat untuk dimakan seperti nasi biasa, misalnya dibuat nasi goreng, nasi uduk, atau dengan lauk pauk dan sayuran.

Lalu, bagaimana cara memasak beras berah yang benar? Agar nasi merah tetap enak dimakan dan tidak kehilangan kandungan gizinya, ikutilah cara memasak berikut ini yang mudah dan praktis.

  • Waktu memasak yang diperlukan sedikit lebih lama dibandingkan memasak beras biasa. Air yang dibutuhkan juga lebih banyak. Ini dikarenakan kandungan serat yang dimiliki beras merah cukup tinggi. Nasi merah yang dihasilkan bisa jadi kurang tanak dan masih keras apabila dimasak hanya sebentar dan kekurangan air.
  • Sebaiknya tidak menggunakan alat penanak nasi otomatis (rice cooker) karena dapat membuat nasi merah jadi kurang tanak dan masih keras. Lebih baik gunakan cara memasak yang manual dengan ditanak atau direbus terlebih dulu baru kemudian dikukus hingga matang.
  • Supaya nasi merah yang dihasilkan empuk dan lebih cepat tanak, ada baiknya beras direndam dahulu selama kira-kira setengah jam sesudah dicuci bersih. Langkah ini tidak mutlak diperlukan, hanya agar nasi lebih empuk saja.
  • Ketika hendak merebus nasi, beri air sedikit lebih banyak daripada yang biasa digunakan untuk memasak beras putih. Tetapi jangan sampai terlalu banyak agar nasi tidak jadi lembek.
  • Jika air yang digunakan untuk merebus beras merah sudah habis, maka itu tandanya nasi sudah setengah matang. Nasi setengah matang ini lalu dikukus dengan dandang. Sebelumnya, didihkan air di dalam dandang terlebih dulu agar nasi lebih cepat matang.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diingat ketika memasak beras merah. Ukuran air untuk memasak beras merah berbeda dengan beras biasa.Terlalu sedikit membuat nasi jadi keras, dan kebanyakan air bisa membuat nasi lembek. Contoh takaran yang disarankan yaitu setiap ½ cup beras merah membutuhkan 1 ¼ cup air.

Saat memasak, usahakan agar tidak sering mengaduk. Terlalu sering mengaduk dapat melepaskan kandungan pati dalam nasi sehingga nasi bisa saling menempel. Hal ini akan membuat nasi jadi lembek bahkan lumat seperti bubur. Setel api kompor agar tidak terlalu besar, karena jika terlalu besar air jadi cepat habis padahal nasi belum matang.

Dengan mempraktikkan cara memasak beras merah yang benar, Anda akan mendapatkan nasi merah yang nikmat untuk disantap sebagai alternatif nasi putih.

Cindy Wijaya
Cindy Wijaya
Penulis beragam artikel kesehatan berpengalaman. Senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Saat ini bekerja sebagai penulis dan editor untuk deherba.com. Tinggal di “kota hujan” Bogor sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

Book a 1-on-1
Call Session

Want Patrick's full attention? Nothing compares with a live one on one strategy call! You can express all your concerns and get the best and most straight forward learning experience.

Related articles:

Meniran: Tanaman Liar dengan Potensi Antivirus yang Didukung Riset — Panduan Lengkap

Dalam 3 menit ke depan, kamu akan mengenali satu...

6 Manfaat Minum Air Putih untuk Kesehatan Tubuh — Didukung Penelitian

Manfaat minum air putih jauh lebih besar dari sekadar...

Panduan Praktis Membuat Minyak Gosok Cap Tawon di Rumah

Panduan Lengkap Cara Membuat Minyak Gosok Seperti Cap Tawon...

Mengenal Reishi: Adaptogen Kuat untuk Energi dan Fokus Optimal Tanpa Kecelakaan Kafein

Reishi, jamur fungsional kuno, kini didukung sains modern. Temukan bagaimana adaptogen ini meningkatkan energi stabil, kejernihan kognitif, dan kesejahteraan menyeluruh.

Terkuaknya Hubungan Mikrobiota Usus, Antibiotik, dan Efek Morfin: Sebuah Revolusi dalam Manajemen Nyeri

Penelitian terbaru mengungkap bagaimana mikrobiota usus memengaruhi efek morfin, terutama saat dimodulasi oleh antibiotik. Pahami peran sumbu usus-otak!

Latest courses: