HomeImun & InfeksiCara Menghilangkan Bau Kaki Sampai Tuntas!

Cara Menghilangkan Bau Kaki Sampai Tuntas!

Date:

Kaki adalah salah satu bagian tubuh yang sering berkeringat. Apalagi jika kaki hampir selalu ditutupi dengan sepatu sepanjang hari di cuaca yang panas, sudah pasti akan menimbulkan bau tidak sedap menempel di kaki. Kondisi ini tentu saja tidak nyaman dan memalukan. Lalu, bagaimana cara menghilangkan bau kaki?

Bau kaki disebabkan oleh penumpukan bakteri yang berkembang biak pada kaki yang lembap. Bakteri-bakteri tersebut juga memakan keringat di kaki dan menghasilkan asam yang memiliki bau tidak sedap.

Seorang pakar kesehatan dari Atlanta, Rondrick Williamson, mengatakan bahwa kemunculan bau di kaki merupakan proses alami tubuh dan bisa dihindari dengan terus menjaga kaki tetap kering. Dibawah ini adalah 6 cara menghilangkan bau kaki yang bisa Anda ikuti.

  • Rendam kaki dengan air garam.

    Garam sanggup menyingkirkan kelembapan dari kulit sehingga bakteri yang berkembang biak juga ikut tersingkir. Rendamlah kaki Anda dalam larutan air garam sekitar 20 menit untuk membantu menghilangkan problem bau kaki.

  • Rendam kaki dengan larutan cuka.

    Cuka juga mampu menciptakan lingkungan yang tidak ramah bagi bakteri untuk berkembang biak. Oleh karena itu, rendamlah kaki dengan larutan cuka selama kurang lebih 30 menit setiap hari untuk mengurangi bakteri-bakteri penyebab bau tak sedap.

  • Menggunakan teh.

    Kandungan asam dalam teh dapat menyempitkan pori-pori di kaki sehingga keringat yang keluar lebih sedikit. Teh juga berfungsi sebagai antibiotik alami yang dapat membunuh bakteri di kaki. Dengan merendam kaki dalam air teh selama setidaknya 30 menit dapat membantu mengurangi bau kaki.

  • Menggunakan tepung.

    Cara menghilangkan bau kaki yang satu ini cenderung unik yakni dengan menaburkan tepung jagung ke dalam sepatu untuk mengurangi kelembapan di kaki.

  • Menyemprotkan sepatu.

    Dengan cairan desinfektan yang mengandung etanol atau bahan anti-bakteri lainnya untuk membasmi bakteri penghuni sepatu. Dengan begitu, risiko timbulnya bau kaki juga akan berkurang.

  • Pilih kaus kaki yang sesuai.

    Kaus kaki berbahan nilon dapat dengan baik menyerap keringat di kaki dan bahan katun sanggup memberikan sirkulasi udara yang baik sehingga kaki bisa “bernapas”. Jika diperlukan selalu bawa kaus kaki cadangan kalau-kalau kaus kaki yang dipakai basah kuyup oleh keringat.

  • Bersihkan kaki.

    Ini adalah cara menghilangkan bau kaki yang paling wajar. Membersihkan kaki hanya dengan air dan sabun saja belum cukup. Anda perlu menyingkirkan bakteri dan sel-sel kulit mati dengan menggosok seluruh permukaan kaki dengan handuk atau sikat halus dan sabun anti-bakteri. Jangan lupa gosok juga sela-sela jari kaki Anda.

  • Keringkan kaki.

    Ketika mengeringkan kaki setelah mandi, keringkanlah dengan saksama. Kelembapan akibat air yang tersisa menciptakan lahan yang produktif bagi pertumbuhan bakteri. Keringkanlah sampai benar-benar kering, terutama di bagian sela-sela jari kaki.

Demikianlah cara-cara menghilangkan bau kaki yang bisa Anda ikuti. Sebenarnya masalah bau kaki hanya timbul apabila kaki lembap, jadi sebisa mungkin jaga kaki Anda tetap kering dan bersih.

Cindy Wijaya
Cindy Wijaya
Penulis beragam artikel kesehatan berpengalaman. Senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Saat ini bekerja sebagai penulis dan editor untuk deherba.com. Tinggal di “kota hujan” Bogor sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

Book a 1-on-1
Call Session

Want Patrick's full attention? Nothing compares with a live one on one strategy call! You can express all your concerns and get the best and most straight forward learning experience.

Related articles:

Meniran: Tanaman Liar dengan Potensi Antivirus yang Didukung Riset — Panduan Lengkap

Dalam 3 menit ke depan, kamu akan mengenali satu...

6 Manfaat Minum Air Putih untuk Kesehatan Tubuh — Didukung Penelitian

Manfaat minum air putih jauh lebih besar dari sekadar...

Panduan Praktis Membuat Minyak Gosok Cap Tawon di Rumah

Panduan Lengkap Cara Membuat Minyak Gosok Seperti Cap Tawon...

Mengenal Reishi: Adaptogen Kuat untuk Energi dan Fokus Optimal Tanpa Kecelakaan Kafein

Reishi, jamur fungsional kuno, kini didukung sains modern. Temukan bagaimana adaptogen ini meningkatkan energi stabil, kejernihan kognitif, dan kesejahteraan menyeluruh.

Terkuaknya Hubungan Mikrobiota Usus, Antibiotik, dan Efek Morfin: Sebuah Revolusi dalam Manajemen Nyeri

Penelitian terbaru mengungkap bagaimana mikrobiota usus memengaruhi efek morfin, terutama saat dimodulasi oleh antibiotik. Pahami peran sumbu usus-otak!

Latest courses: