Sebenarnya batu ginjal bisa saja diobati tanpa harus operasi. Jadi pada saat dokter meminta Anda untuk operasi sebagai cara mengobati batu ginjal, cobalah bicarakan padanya apakah ada alternatif selain operasi. Tanyakan juga pada dokter apakah Anda boleh mencoba salah satu atau beberapa dari 12 cara rumahan mengatasi batu ginjal di artikel ini.\n\nDokter bisa membantu melihat mana cara alternatif yang terbaik untuk Anda upayakan, tanpa risiko terjadi komplikasi. Dan bila Anda sedang hamil atau menyusui, sebaiknya lebih berhati-hati dalam menjalani cara alternatif ini. Dokter bisa membantu menentukan apakah suatu herbal atau jus dapat berdampak negatif pada kehamilan Anda.\n
Air
\nCara mengobati batu ginjal yang paling simpel adalah dengan lebih banyak minum air. Upayakan untuk minum jenis air yang tidak banyak mengandung mineral agar mengurangi endapan mineral dalam tubuh.\n\nBeberapa pakar menyarankan untuk minum 12 gelas air per hari (sekitar 3 – 4 gelas lebih banyak dari orang normal) agar memaksimalkan proses keluarnya batu ginjal secara alami melalui urin. Tetapi ini pun harus dilakukan dengan hati-hati.\n\nBeberapa penderita batu ginjal justru tidak dianjurkan untuk langsung mengeluarkan batu ginjal sekaligus karena dapat melukai saluran kencing. Beberapa kasus batu ginjal juga disertai dengan menurunnya fungsi ginjal sehingga tidak sanggup mentoleransi asupan air yang berlebihan.\n
Daun Kemangi
\nKemangi adalah herbal sejenis basil yang banyak dijumpai di Eropa. Kemangi dan basil sama-sama bermanfaat membantu mengatasi batu ginjal, terutama yang disebabkan oleh pengendapan purin.\n\nMenurut situs web healthline kemangi mengandung komponen kimia asam asetik yang akan membantu menghancurkan batu ginjal serta mengurangi nyeri yang ditimbulkannya. Kemangi juga mengandung diuretik yang membantu meningkatkan volume urin.\n\nAkan tetapi mengonsumsi kemangi berlebihan juga tidak disarankan. Mengonsumsi kemangi selama 6 minggu berturut-turut akan menimbulkan masalah tekanan darah rendah dan hipoglikemia.\n
Cuka Apel
\nCara mengobati batu ginjal ala rumahan lain yaitu dengan cuka apel. Di dalamnya terkandung asam sitrat yang bekerja menghancurkan molekul dari batu ginjal.\n\nCuka apel juga efektif meningkatkan kadar alkali tubuh. Ini akan mendorong kemampuan tubuh untuk menormalkan kembali volume urin. 2 sendok makan cuka apel dicampur dengan 150 mg air bebas mineral akan efektif mengatasi batu ginjal Anda.\n\nHanya pastikan Anda mengonsumsinya dalam batas sewajarnya. Jangan mengonsumsi berlebihan melebihi 3 sendok makan cuka apel dan dalam jangka panjang.\n\nMengonsumsi berlebihan akan menyebabkan hipoglikemia dan kekurangan kalium (hipokalemia). Sebaiknya Anda juga lebih berhati-hati saat mengonsumsi cuka apel bersamaan dengan terapi insulin, diuretik, atau terapi digoxin (terapi untuk mengatur irama jantung).\n
Air Perasan Lemon
\nAir perasan lemon atau jus lemon bisa diandalkan untuk cara mengobati batu ginjal secara alami. Jus lemon mengandung asam askorbat (formula antioksidan dari vitamin C) dan asam sitrat yang membantu mencegah pelepasan kalsium melalui ginjal.\n\nAsam sitrat juga membantu memecah gumpalan batu ginjal dan memudahkannya keluar melalui urin. Dalam penjelasan jurnal “Potential anti-inflammatory effect of lemon …. on adjuvant-induced arthritis in mice” disebutkan adanya kemampuan anti-inflamasi pada jus lemon.\n\nBatu ginjal dapat menimbulkan inflamasi ketika membentuk luka di ginjal atau saluran kencing. Dengan mengonsumsi jus lemon yang mengandung anti-inflamasi, Anda bisa mencegah terbentuknya inflamasi atau peradangan yang parah.\n
Jus Seledri
\nJus seledri kaya akan kandungan nutrisi yang membantu meluruhkan toksin pemicu batu ginjal. Dan kemampuan diuretiknya bermanfaat meningkatkan volume urin. Dibutuhkan volume urin yang cukup untuk mendorong keluar seluruh endapan dalam ginjal.\n\nJus seledri juga baik untuk membantu menormalkan tekanan darah. Kondisi tekanan darah yang stabil akan membantu menjaga kesehatan fungsi ginjal Anda.\n\nAkan tetapi jangan mengonsumsi jus seledri berlebihan karena efek diuretiknya dapat menyebabkan hipokalemia dan dehidrasi. Juga berhati-hati lah saat mengonsumsi sejumlah obat medis, termasuk obat sedatif (obat tidur), obat anti-koagulasi, dan obat tiroid.\n
Kacang Merah Rebus
\nKacang merah memiliki khasiat untuk merawat fungsi hati, menjaga stabilitas volume urin, dan membantu meningkatkan kerja ginjal.\n\nKacang merah juga diyakini mengandung magnesium yang dapat membantu merapuhkan batu ginjal sehingga lebih mudah hancur dan luruh melalui urin. Juga terdapat kandungan anti-inflamasi yang membantu mencegah peradangan akibat efek iritasi dari batu ginjal.\n
Rujak Polo
\nMungkin nama herbal ini tak banyak dikenal di Indonesia. Tetapi secara ilmiah herbal ini mempunyai manfaat besar untuk mengatasi batu ginjal. Khasiatnya tersebut diungkap dalam sejumlah riset, termasuk dalam Indian Journal of Nephrology tahun 2011.\n\nDalam laporan riset tersebut, disebutkan bahwa herbal ini memiliki manfaat antioksidan yang menekan kerusakan ginjal serta mengatasi terbentuknya endapan pada ginjal. Endapan ginjal itulah yang dapat berkembang menjadi batu ginjal.\n
Delima
\nDelima merah atau pomegranate mempunyai kualitas kandungan nutrisi yang sangat tinggi. Salah satu kualitasnya adalah kemampuannya untuk mengendalikan sejumlah kondisi yang memicu terbentuknya batu ginjal.\n\nKandungan polifenol, antosianin, dan kandungan-kandungan lain dalam buah delima akan membantu memperbaiki kerusakan pada fungsi-fungsi tubuh, termasuk pada fungsi ginjal.\n
Kranberi
\nKranberi sudah lama dikenal manfaatnya untuk mengatasi berbagai masalah pada fungsi urin. Rupanya buah ini juga punya manfaat untuk mengobati batu ginjal secara alami.\n\nBerdasarkan jurnal “Medical and Dietary Therapy for Kidney Stone Prevention”, dijelaskan bahwa kranberi juga bisa membantu menurunkan kadar kalsium oksalat dan asam urat pada urin. Hal tersebut tentunya efektif untuk membantu menghancurkan batu ginjal yang sudah terbentuk.\n
Kumis Kucing
\nJournal of Agricultural and Food Chemistry tahun 2010 menjelaskan bahwa kumis kucing mengandung sejumlah senyawa aktif yang bekerja sekaligus sebagai diuretik dan membantu merapuhkan ikatan dari bahan-bahan pembentuk batu ginjal.\n\nHal senada juga dibuktikan dalam riset Universitas Diponegoro. Dikatakan bahwa pemanfaatkan daun kumis kucing akan sangat membantu mengatasi batu ginjal sekaligus mencegahnya kambuh lagi.\n
Tempuyung
\nRiset yang dilaporkan oleh Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Depkes menyatakan bahwa dalam tempuyung ditemukan beberapa senyawa aktif yang dapat membantu mengobati batu ginjal.\n\nDi antaranya dua senyawa aktif yakni apigenin 7-glucoside dan luteolin 7-glucoside. Mereka membantu merapuhkan ikatan dari endapan batu ginjal sehingga memudahkannya untuk pecah dan hancur. Juga membantu menekan kadar kalsium oksalat dalam urin.\n
Noni
\nDalam jurnal “EFFECT OF NONI (Morinda citrifolia) EXTRACT ON TREATMENT OF ETHYLENE GLYCOL AND AMMONIUM CHLORIDE INDUCED KIDNEY DISEASE”, diungkapkan bahwa Noni berpengaruh positif dalam menurunkan kadar kreatinin, protein, kalsium oksalat dalam urin. Kami sudah menjelaskan khasiat noni juice secara detail.Ini sangat bermanfaat dalam membantu mencegah sekaligus mengatasi batu ginjal.\n\nSedangkan dalam jurnal “AN EVALUATION OF DIURETIC ACTIVITY OF MORINDA CITRIFOLIA (LINN) (NONI) FRUIT JUICE IN NORMAL RATS“, dijelaskan bagaimana Noni berfungsi sebagai diuretik dan membantu merapuhkan batu ginjal sehingga lebih mudah larut dalam urin.\n\nItulah 12 cara mengobati batu ginjal ala rumahan tanpa operasi. Bahan-bahan alami di atas telah terbukti memiliki manfaat untuk membantu menghancurkan batu ginjal, merawat dan memperbarui sel-sel di ginjal, serta membantu mencegah terbentuknya kembali batu ginjal.

