HomeBeritaDiabetes di Usia Muda Semakin Sering Terjadi! Ini Ciri-Ciri dan Penyebabnya

Diabetes di Usia Muda Semakin Sering Terjadi! Ini Ciri-Ciri dan Penyebabnya

Date:

Kenapa Anak Muda Bisa Kena Diabetes?

Pada kasus diabetes tipe 1, penyebabnya masih belum jelas diketahui. Tapi pada kebanyakan penderita diabetes tipe 1, sistem imun mereka—yang seharusnya melawan bakteri dan virus berbahaya—justru keliru menghancurkan sel-sel penghasil insulin di dalam pankreas. Tampaknya yang memicu kekeliruan ini adalah faktor genetik dan faktor lingkungan.

Diabetes tipe 1 paling sering terjadi pada anak-anak, meski bisa terjadi pada usia berapapun. Berikut sejumlah faktor yang membuat seseorang berisiko terkena diabetes tipe 1. (Sumber: Type 1 diabetes in children – Mayo Clinic)

  • Riwayat keluarga: Anak yang punya orang tua atau saudara kandung penderita diabetes tipe 1 lebih besar risikonya untuk juga mengalami penyakit ini.
  • Genetika: Ada gen-gen tertentu yang membuat seseorang lebih berisiko diabetes tipe 1.
  • Infeksi virus: Ada virus-virus tertentu yang bisa memicu kerusakan autoimun pada sel-sel penghasil insulin.

Pada diabetes tipe 1 tampaknya yang lebih berpengaruh adalah faktor genetik, bukannya faktor gaya hidup. Sedangkan pada diabetes tipe 2, ada lebih banyak faktor gaya hidup yang bisa meningkatkan risiko terkena penyakit ini.

Berikut adalah sejumlah faktor yang mungkin menjadi alasan kenapa anak muda bisa kena diabetes tipe 2.

  • Kelebihan berat badan: Semakin banyak jaringan lemak di dalam tubuh—terutama di dalam dan di antara otot dan kulit sekitar perut—semakin sulit juga bagi sel-sel tubuh untuk menggunakan insulin dengan baik.
  • Kurang gerak: Semakin sedikit aktivitas fisik, semakin besar risiko terkena diabetes tipe 2.
  • Pola makan: Konsumsi daging merah dan daging olahan serta minum minuman manis dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2.
  • Riwayat keluarga: Risiko bisa meningkat jika punya orang tua atau saudara kandung yang mengidap penyakit ini.
  • Diabetes gestasional pada ibu: Anak-anak yang lahir dari ibu penderita diabetes gestasional selama kehamilan punya risiko lebih besar terkena diabetes tipe 2.
  • Lahir dengan berat badan rendah atau lahir prematur: Anak yang terlahir dengan berat badan kurang dan lahir prematur (sebelum usia kehamilan 39-42 minggu) berisiko lebih besar terkena diabetes.

Meski memiliki faktor-faktor risiko di atas, belum tentu seorang anak muda pasti terkena diabetes. Cara terbaik untuk memastikan adalah dengan periksa ke dokter.

Apa yang perlu dilakukan jika sudah terlanjur didiagnosis diabetes di usia muda? Pastinya harus mengikuti saran dokter dengan mengonsumsi obat sesuai petunjuk serta mengubah pola hidup menjadi lebih sehat.

Lalu ada lagi yang sering diupayakan banyak penderita diabetes, yaitu mengonsumsi tanaman obat yang bantu mengendalikan kadar gula darah. Apa itu? Simaklah di halaman berikutnya.

Cindy Wijaya
Cindy Wijaya
Penulis beragam artikel kesehatan berpengalaman. Senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Saat ini bekerja sebagai penulis dan editor untuk deherba.com. Tinggal di “kota hujan” Bogor sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

Book a 1-on-1
Call Session

Want Patrick's full attention? Nothing compares with a live one on one strategy call! You can express all your concerns and get the best and most straight forward learning experience.

Related articles:

Daripada Diet Ketat, Ini 5 Cara Aman Menurunkan Berat Badan dengan Cepat

Terlalu cepat menurunkan berat badan melalui diet ketat seringnya...

Studi Terpanjang Harvard Temukan Kunci Hidup Bahagia-Panjang Umur

Studi terpanjang yang pernah dilakukan mengenai kebahagiaan manusia telah...

Telinga Berdenging Sebelah Kiri? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya

Suara berdenging terus-menerus di telinga kiri jarang disebabkan oleh...

Dibuktikan Studi Ilmiah, Ini 5 Makanan Penurun Risiko Diabetes

Semakin banyak masyarakat Indonesia yang terkena diabetes, bahkan orang-orang...

Mudah Lelah? Cobain Ramuan Rekomendasi Saya Ini, Biar Kamu Tetap Berenergi Sepanjang Hari!

Dari waktu ke waktu kita semua bisa merasa lelah....

Latest courses: