HomeReproduksi PriaPerlu Obat Kuat Tahan Lama? Jangan Asal Beli, Pilih yang Terbukti dan...

Perlu Obat Kuat Tahan Lama? Jangan Asal Beli, Pilih yang Terbukti dan Aman!

Date:

Apakah Anda mencari obat kuat tahan lama agar bisa lebih puas menikmati aktivitas seksual? Pilihan obat kuat apa yang tersedia?\n\nMungkin beberapa nama obat kuat sempat terlintas dalam benak Anda. Tapi tahukah Anda bahwa kita tak boleh sembarangan memilih obat kuat, karena beberapa dari jenis obat tersebut memiliiki efek samping?\n\nAlih-alih memilih obat kuat tahan lama yang efeknya instan, jauh lebih baik Anda kenali dulu penyebab utama keluhan seksual yang dialami lalu mencari solusi untuk mengatasinya. Anda bisa memilih obat kuat herbal yang lebih natural dan bekerja secara efektif langsung pada akar penyebab masalahnya.\n

Alasan Orang Mengonsumsi Obat Kuat

\nFaktanya lebih dari 60 orang dewasa pernah mengeluhkan kendala dalam aktivitas seksual mereka. Sebagian besar mengaku hanya mengalami masalah dalam tempo singkat dan segera bisa mengatasinya setelah berhasil mengenali penyebab masalahnya.\n\nMereka mengeluhkan masalah lambatnya ereksi hingga disfungsi ereksi total, sperma yang encer, sulit ejakulasi, juga keluhan ejakulasi dini. Sedangkan beberapa pria lain mengalami ketidakmampuan untuk menghasilkan sperma berkualitas yang membuat istri mereka sulit hamil.\n\nKebanyakan keluhan disebabkan oleh kelelahan dan stres. Bagaimanapun aktivitas seksual berkaitan erat dengan kadar testosteron dalam tubuh, sementara hormon stres seperti kortisol memberi pengaruh signifikan terhadap produksi testosteron.\n\nNamun beberapa pria mengalami gangguan yang lebih kompleks. Seperti adanya gangguan pada fungsi genital seksual mereka, atau gangguan yang berasal dari penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan jantung.\n\nBiasanya keluhan seksual yang berkaitan dengan penyakit sebagaimana disebutkan tadi dialami oleh pria yang berusia di atas 40 tahun dan mereka biasanya mengalami keluhan yang lebih bertahan lama atau kambuh-kambuhan.\n\nMasalahnya, ketika pria mengeluhkan keperkasaan mereka di atas ranjang, di saat itulah mereka mulai merasa kehilangan kepercayaan diri. Oleh sebab itu, banyak dari mereka berupaya untuk segera mendapatkan solusi mengatasi keluhan tersebut.\n\nDi antaranya adalah dengan mengonsumsi obat kuat yang notabene adalah obat perangsang. Sebenarnya ini bukan pilihan buruk jika dijadikan solusi jangka pendek. Tetapi bila Anda mengalami keluhan seksual dalam jangka panjang, mengatasinya dengan obat kuat semacam ini jelas bukan pilihan tepat.\n\nPilihan lain yang tak kalah populer adalah dengan terapi penggantian testosteron serta terapi steroid. Sekilas memang kedua terapi ini sangat efektif dan memberi hasil yang sangat memuaskan. Sayangnya kebanyakan orang nekad melakukan terapi ini melalui cara ilegal.\n\nAda sejumlah efek samping yang perlu Anda perhatikan dari penggunaan obat kuat terutama untuk solusi instan. Salah-salah, justru terapi yang Anda jalankan bisa memicu keluhan yang lebih serius pada tubuh serta pada fungsi seksual Anda.\n

Apa Saja Efek Samping dari Obat Kuat?

\nTerdapat sejumlah efek samping obat kuat yang harus Anda ketahui sebelum memutuskan menggunakan obat kuat yang memiliki efek instan. Beberapa efek samping tersebut antara lain:\n

    \n \t

  • \n

    Pengaruh terhadap sirkulasi darah

    \nMenurut sumber tribunnews.com, kebanyakan obat kuat di pasaran bekerja dengan kinerja senyawa kimia PDE5 inhibitor yang berfungsi merelaksasi pembuluh darah sehingga memudahkannya untuk melebar dan dilalui oleh darah. Ini melancarkan aliran suplai darah menuju penis.\n\nSistem kerja PDE5 inhibitor ini memang efektif, bahkan terbukti aman untuk penggunaan jangka pendek. Hanya saja Anda tetap harus waspada karena efek dari kemampuan relaksasinya bekerja bukan hanya pada sistem pembuluh darah di sekitar penis, tetapi juga di seluruh tubuh.\n\nIni bisa memengaruhi sirkulasi darah di jantung dan otak. Beberapa orang mengeluhkan efek samping sakit kepala, gangguan tekanan darah, kenaikan suhu tubuh, sampai detak jantung yang cepat.\n\nDan jika digunakan jangka panjang justru bisa menyebabkan ejakulasi dini, kerusakan pada sistem dinding pembuluh darah, masalah jantung, tekanan darah, bahkan kebutaan, juga sejumlah keluhan terkait lainnya.

  • \n \t

  • \n

    Pengaruh terhadap kinerja saraf

    \nBeberapa jenis obat kuat bekerja menstimulasi dan meningkatkan kepekaan fungsi saraf. Menurut sumber nbcnews.com, didapati bahwa beberapa jenis obat kuat di pasaran menyebabkan efek kebal pada fungsi saraf. Atau justru memicu efek ketergantungan pada beberapa orang.\n\nPerpaduan antara perubahan sirkulasi darah dan fungsi saraf mengakibatkan efek samping sulit tidur, sakit kepala, kerusakan fungsi saraf seperti kebutaan atau gangguan pendengaran, hingga masalah gangguan emosi dan depresi. Beberapa pasien juga mengeluhkan efek samping gelisah dan hiperaktif.

  • \n \t

  • \n

    Pengaruh pada kesehatan ginjal dan hati

    \nDalam sejumlah ulasan mengenai penggunaan obat kuat dan obat perangsang, selalu dikatakan bahwa ada risiko yang perlu diperhatikan terhadap kesehatan ginjal dan hati. Dalam healthland.time.com dijelaskan bahwa konsumsi obat kuat yang biasa dijual di pasaran akan lebih banyak membebani fungsi ginjal dan hati, sehingga memungkinkan terjadinya penurunan fungsi setelah penggunaan jangka panjang.

  • \n \t

  • \n

    Pengaruh pada kinerja hormonal dan kemampuan seksual

    \nSelain memberi efek kebal pada fungsi saraf, sejumlah obat kuat tahan lama yang terkenal juga bekerja sebagai terapi penggantian testosteron dan terapi steroid. Kedua terapi ini hampir serupa karena membantu tubuh mendapatkan suplai testosteron serta mendorong daya tahan otot yang akan meningkatkan stamina dan vitalitas.\n\nHanya saja, ada dua efek samping dari kedua terapi ini, yakni terjadinya hipertestosteron (kelebihan testosteron) dan kerusakan kelenjar testosteron secara permanen.\n\nKetika tubuh mengalami hipertestosteron, secara alami tubuh akan melepas enzim aromatase yang membantu sintesis testosteron berlebih ini menjadi estradiol, bentuk estrogen yang bisa memicu sejumlah keluhan jika dipertentangkan dengan testosteron.\n\nSedangkan di sisi lain, ketika tubuh mendapatkan asupan testosteron, justru kelenjar produsen testosteron akan kehilangan fungsi yang lama-kelamaan bisa memicu gangguan fungsi permanen.

  • \n

\n

Mengapa Tongkat Ali Pilihan yang Lebih Baik?

\nDibandingkan dengan banyak produk obat kuat tahan lama yang selama ini banyak beredar di pasaran, herbal Tongkat Ali memiiki sejumlah keunggulan. Tentu saja dengan catatan herbal ini dikonsumsi dengan dosis yang tepat.\n\nTubuh memiliki batas toleransi terhadap kandungan fitokimia dalam Tongkat Ali hingga 1,2 gram untuk setiap 60 gram per harinya.\n\nKeunggulannya, bila kebanyakan obat perangsang di pasaran hanya berfokus pada hasil instan, maka terapi dengan Tongkat Ali sebagai obat kuat herbal justru berfokus pada masalahnya secara lebih dalam. Senyawa dalam herbal ini bekerja sekaligus dalam banyak cara.\n\nTongkat Ali akan menstimulasi tubuh untuk memproduksi testosteron dan bukan sekedar sebagai pengganti testosteron. Obat kuat herbal ini juga membantu proses pembakaran energi serta membentuk stamina secara alami, ketimbang dengan cara instan yang mengakibatkan efek samping lelah berlebihan beberapa jam setelahnya.\n\nTerbukti dalam Nutrient Journal tahun 2017 dengan tajuk Eurycoma longifolia (Longjack) has good potential as a testosterone booster Untuk panduan lengkap tongkat ali, baca artikel utama kami., dikatakan bahwa Tongkat Ali bekerja dengan cara menstimulasi tubuh agar lebih aktif menghasilkan testosteron.\n\nFakta menariknya, pengaruh peningkatan testosteron pada pengguna yang kondisinya sehat tidak sebesar pada mereka dengan kondisi testosteron rendah, sebagaimana dijelaskan dalam Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine tahun 2012 dengan tajuk Effects of Eurycoma longifolia on Testosterone Level and Bone Structure in an Aged Orchidectomised Rat Model.\n\nJadi cara kerja obat kuat herbal ini lebih kepada memperbaiki kadar testosteron tanpa efek samping hipertestosteron (kelebihan testosteron). Jangan lupakan fakta lain bahwa Tongkat Ali juga mengandung anti estradiol yang mencegah sintesis testosteron menjadi estrogen.\n\nHerbal ini juga bekerja menurunkan kadar hormon kortisol yang berkaitan dengan stres. Hormon ini menyebabkan turunnya produksi testosteron serta membuat tubuh kurang responsif terhadap stimulan seksual.\n\nDan untuk mengimbanginya, Tongkat Ali memicu produksi hormon oksitoksin dan serotonin. Kedua hormon ini berperan membangun suasana hati senang, nyaman, juga rileks. Ini memudahkan tubuh untuk merespon rangsangan seksual serta membantu mendorong libido Anda.\n\nKinerja Tongkat Ali juga terbukti bermanfaat bagi prostat berkat senyawa Eurypeptides di dalamnya. Senyawa ini membantu prostat agar lebih efektif memproduksi sperma. Sementara di sisi lain, Tongkat Ali memiliki kandungan yang berperan mencegah kerusakan prostat yang dapat diakibatkan stimulan Eurypeptides tersebut.\n\nTongkat Ali juga bekerja pada sirkulasi darah dan kinerja fungsi saraf, namun terbukti tidak berpengaruh buruk terhadap kesehatan jantung dan sistem tekanan darah, sebagaimana dijelaskan dalam The International Medical Journal Malaysia tahun 2013.\n\nYang tidak kalah menarik, sementara kebanyakan obat kuat di pasaran berdampak buruk bagi kesehatan hati, justru obat kuat herbal ini sanggup bekerja sebagai hepaprotektif (pelindung organ hati) sebagaimana disampaikan dalam laporan Indian Journal of Traditional Knowledge tahun 2013 dengan judul jurnal Hepaprotective Activity of Eurycoma Longifolia Jack Root.\n\nBerbagai manfaat unik dan keunggulan dari Tongkat Ali menjadikannya pilihan aman untuk mengatasi berbagai keluhan kenjantanan pria. Karena efektif memperbaiki keluhan seksual dengan cara yang alami dan mendalam, maka herbal ini bukan sekadar obat kuat tahan lama, tetapi juga sebagai solusi aman untuk mendukung kebutuhan seksual Anda.\n\nMau membeli obat kuat di apotik tapi malu, temukan solusinya di artikel Pilihan Obat Kuat di Apotik yang Aman dan Harganya.

Cindy Wijaya
Cindy Wijaya
Penulis beragam artikel kesehatan berpengalaman. Senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Saat ini bekerja sebagai penulis dan editor untuk deherba.com. Tinggal di “kota hujan” Bogor sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

Book a 1-on-1
Call Session

Want Patrick's full attention? Nothing compares with a live one on one strategy call! You can express all your concerns and get the best and most straight forward learning experience.

Related articles:

Menjaga Kesehatan Prostat Secara Alami untuk Pria di Atas Usia 40

Panduan Alami Menjaga Kesehatan Prostat untuk Pria Usia 40+ Estimated...

Panduan Memilih Obat Kuat Oles di Apotik agar Percaya Diri dan Aman

Setelah lewat usia 30 tahun, banyak pria mulai merasa...

Ini Jawabannya, Mengapa Tongkat Ali Lebih Baik dari Obat Kuat Cina?

Temukan alasan mengapa Tongkat Ali menjadi pilihan terbaik dibandingkan dengan obat kuat tradisional Cina di ulasan ini.

Makanan Penderita Pembesaran Prostat: Apa Saja Yang Dianjurkan & Yang Perlu Dipantang?

Risiko pembesaran prostat atau benign prostatic hyperplasia (BPH) meningkat...

Apakah Pembesaran Prostat Dapat Sembuh Tanpa Operasi?

Jika Anda pria berumur di atas 50 tahun, Anda...

Latest courses: