HomeUmumYang Terjadi Saat Seseorang Koma

Yang Terjadi Saat Seseorang Koma

Date:

Pernahkah Anda menonton sebuah drama yang tokoh utamanya mengalami kecelakaan dan menderita luka parah? Tidak jarang, penderitaan tokoh tersebut dilanjutkan dengan adegan terbaring di rumah sakit—Ia mengalami koma. Meskipun kelihatannya ia sedang tertidur pulas, tapi ada banyak hal yang terjadi saat seseorang sedang koma. Apa sajakah itu?

Istilah “koma” berasal dari kata Yunani yang berarti “tidur nyenyak”. Apabila berada dalam keadaan koma, Anda tidak akan sanggup menggerakkan anggota tubuh, berpikir, berbicara, ataupun merespon keadaan di sekitarnya. Walau demikian, fungsi dasar tubuh—seperti pernapasan dan peredaran darah—tetap bekerja untuk mempertahankan nyawa Anda.

Apa yang Menyebabkan Seseorang Menjadi Koma?

Anda dapat terbaring koma apabila mengalami trauma di kepala. Meskipun di berbagai kisah fiktif diceritakan bahwa kecelakaan adalah penyebab koma yang paling umum, namun ada banyak masalah lain yang turut menyebabkannya. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

  • Stroke. Kondisi dimana suplai darah menuju otak terhambat akibat pembuluh darah yang tersumbat atau pecah.
  • Tumor yang tumbuh di otak atau di batang otak dapat menyebabkan koma.
  • Diabetes. Pengidap diabetes memiliki kadar gula darah yang terlampau tinggi atau rendah sehingga berpotensi mengalami stroke dan koma.
  • Dehidrasi, yang merupakan kondisi darurat medis akibat kekurangan cairan. Anda sangat beresiko mengalaminya apabila berkeringat berlebihan namun tidak cukup minum air.
  • Kekurangan oksigen. Orang yang baru saja diselamatkan setelah hampir tenggelam atau diselamatkan dari serangan jantung mungkin tidak akan segera tersadar karena kekurangan suplai oksigen menuju otak.
  • Infeksi seperti ensefalitis dan meningitis yang menyebabkan pembengkakan otak, sumsum tulang belakang, atau jaringan di sekeliling otak. Pada kasus yang berat, infeksi tersebut bisa saja mengakibatkan kerusakan pada otak dan kondisi koma.
  • Kejang yang berkelanjutan mungkin saja mengarah kepada koma.
  • Racun—misalnya karbon monoksida atau timah, juga dapat menjadi penyebab koma.
  • Penyalahgunaan obat-obatan dan alkohol.

Seberapa Berbahayakah Keadaan Koma?

Koma merupakan kondisi darurat medis yang membutuhkan penanganan secepatnya dari ahli medis untuk mempertahankan fungsi otak sekaligus kehidupan pasien. Banyak pasien yang dapat pulih secara bertahap dari koma, tapi apabila seorang pasien terus terbaring koma selama lebih dari beberapa minggu, ia memasuki kondisi vegetatif.

Koma jarang ada yang berlangsung selama lebih dari 2-4 minggu.

Bergantung pada penyebabnya, pasien yang telah berada dalam kondisi koma vegetatif selama lebih dari satu tahun sangat kecil harapannya untuk tersadar kembali. Apabila pasien mengalami kerusakan otak yang parah, ia mungkin tidak akan pernah tersadar dan pulih dari kondisi koma.

Bahkan, pasien yang sanggup pulih dari koma yang sebentar saja mungkin mengalami kecacatan—kondisi fisik, psikis, atau kemampuan intelektualnya dapat terganggu.

Cindy Wijaya
Cindy Wijaya
Penulis beragam artikel kesehatan berpengalaman. Senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Saat ini bekerja sebagai penulis dan editor untuk deherba.com. Tinggal di “kota hujan” Bogor sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

Book a 1-on-1
Call Session

Want Patrick's full attention? Nothing compares with a live one on one strategy call! You can express all your concerns and get the best and most straight forward learning experience.

Related articles:

Pilihan Klinik Terbaik Dekat Rumah Anda yang Terafiliasi BPJS

Salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang menjadi andalan masyarakat...

Gangguan Kepribadian Narsistik, Beda dengan Narsis Biasa?

Narsisme tidak sama dengan gangguan kepribadian narsistik. Seorang yang...

Tes Alergi Kulit, Cara Akurat Cek Alergi Anda

Salah satu cara yang cukup banyak digunakan untuk melakukan...

Kerap Mengalami Serangan Migrain? Coba Konsumsi Suplemen Untuk Mencegah Migrain Ini

Ternyata migrain mungkin untuk mengurangi frekuensi dan intensitas migrain dengan asupan mikronutrisi. Apa saja suplemen untuk mencegah migrain tersebut?

Obat Limpa Bengkak di Apotik yang Mungkin Diresepkan Dokter

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan pembengkakan limpa, misalnya...

Latest courses: