HomeSaraf & Otak9 Kiat Cegah Mabuk Perjalanan

9 Kiat Cegah Mabuk Perjalanan

Date:

Libur panjang—kata ini disukai oleh hampir semua orang. Liburan ini sering dimanfaatkan dengan jalan-jalan jauh ke luar kota, luar pulau, bahkan ke luar negeri. Namun, ada musuh bagi mereka yang suka melakukan perjalanan jauh, yaitu mabuk perjalanan. Apakah Anda termasuk yang sering mengalami mabuk perjalanan? Jika ya, ada baiknya untuk membaca artikel ini yang membahas kiat-kiat untuk mencegah mabuk perjalanan.

Setiap jenis transportasi—kapal laut, pesawat, kereta, atau mobil—dapat menyebabkan mabuk perjalanan. Gejalanya seringkali terjadi mendadak, biasanya terdiri dari perasaan gelisah, keringat dingin, pusing, dan mual sampai muntah-muntah.

Mabuk perjalanan dikategorikan sebagai penyakit vertigo. Kondisi ini terjadi karena terganggunya sistem keseimbangan tubuh. Gangguan tadi disebabkan oleh tidak sesuainya komponen-komponen dalam sistem saraf pusat (otak), bagian dalam telinga, mata dan jaringan terdalam permukaan tubuh (proprioceptors).

Contohnya ketika Anda membaca buku di dalam kereta. Telinga memberi sinyal adanya gerakan ke otak, sementara mata dan tubuh tidak memberi sinyal pergerakan. Ketidaksesuaian informasi yang diterima otak inilah yang menyebabkan terjadinya mabuk perjalanan.

Bau-bau tajam yang berasal dari asap rokok atau parfum juga memicu dan memperparah kondisi mabuk perjalanan. Selain itu, kekurangan oksigen, buruknya sistem suspensi kendaraan, dan jalanan yang tidak rata turut andil dalam memicu mabuk perjalanan.

Orang yang sudah terbiasa melakukan perjalanan jauh, lebih jarang mengalami mabuk perjalanan. Namun orang ini masih mungkin mengalaminya. Oleh karena itu, adakah cara untuk mencegahnya? Ya, ada!

Lakukan kiat-kiat berikut jika Anda rentan mengalami mabuk perjalanan.

  • Makan dalam porsi sedikit sampai sedang, sebelum melakukan perjalanan. Hindari makan dalam porsi besar, makan makanan berat, mengandung banyak lemak, pedas atau beraroma kuat, dan berkuah. Jangan minum minuman berakohol!
  • Berdoalah sebelum berangkat agar pikiran jadi lebih tenang. Juga jaga kesehatan tubuh agar tetap prima selama perjalanan.
  • Selama perjalanan, jangan terus menerus fokus pada objek yang dekat, misalnya menggunakan gadget atau membaca majalah. Sesekali alihkan pandangan ke objek-objek jauh, seperti pemandangan di luar kendaraan.
  • Pertahankan kepala tetap stabil, sambil beristirahat di punggung kursi. Pilih tempat duduk yang nyaman dan menghadap ke depan kendaraan, misalnya di dekat jendela atau di samping supir.
  • Bukalah kaca jendela secukupnya agar Anda bisa menghirup udara segar. Jangan merokok atau duduk di dekat perokok
  • Bawalah permen jahe, mint atau permen jamu. Menghisap permen ini bisa membantu menghilangkan rasa mabuk.
  • Bagi Anda yang membawa kendaraan pribadi, usahakan untuk berhenti dan beristirahat sejenak setiap 4-5 jam sekali.
  • Selalu siap sedia obat anti mabuk perjalanan agar bisa segera diminum ketika gejala mabuk mulai muncul.
  • Tidurlah selama perjalanan, karena dengan begitu sangat kecil kemungkinan untuk terkena mabuk perjalanan. Untuk mempermudahnya, Anda bisa minum jamu atau obat tertentu yang menimbulkan rasa kantuk.

Dengan mengikuti kiat-kiat mencegah di atas, Anda bisa mengurangi atau bahkan menghindari sama sekali gejala mabuk perjalanan. Perjalanan pun jadi lebih menyenangkan, karena Anda bisa menikmati pemandangan yang indah di sepanjang perjalanan.

Cindy Wijaya
Cindy Wijaya
Penulis beragam artikel kesehatan berpengalaman. Senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Saat ini bekerja sebagai penulis dan editor untuk deherba.com. Tinggal di “kota hujan” Bogor sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

Book a 1-on-1
Call Session

Want Patrick's full attention? Nothing compares with a live one on one strategy call! You can express all your concerns and get the best and most straight forward learning experience.

Related articles:

Obesitas Bikin Otak Lemot? Jangan Sepelekan Koneksi Usus-Otakmu

Penelitian terbaru menunjukkan probiotik Clostridium butyricum dapat memperbaiki fungsi kognitif pada individu obesitas dengan memodulasi jalur mikrobiota-usus-otak. Pelajari lebih lanjut!

Terobosan Baru: ‘Indra Neurobiotik’ Ungkap Komunikasi Usus-Otak dan Potensi Atasi Obesitas

Penelitian terbaru memperkenalkan 'indra neurobiotik', menunjukkan mikrob usus memengaruhi fungsi otak secara langsung, membuka jalan baru pengobatan obesitas.

Koneksi Usus-Otak: Bagaimana Probiotik Pediococcus acidilactici Membantu Mengatasi Stres Kronis

Pelajari bagaimana Pediococcus acidilactici, probiotik spesifik, berpotensi membantu mengelola stres kronis dengan memodulasi koneksi usus-otak yang kuat.

Sulit Fokus Kerja? Tingkatkan Konsentrasimu dengan Herbal Pilihan Ini!

Semakin ke sini semakin banyak orang merasa sulit untuk...

Adakah Cara Menyembuhkan Saraf Kejepit di Leher?

Saraf kejepit di leher bisa sangat membatasi aktivitas. Anda...

Latest courses: