HomeGangguan TidurTidur: Apa Manfaat Cahaya Matahari Bagi Istirahat Malam?

Tidur: Apa Manfaat Cahaya Matahari Bagi Istirahat Malam?

Date:

Apakah Anda masih mengalami susah tidur, walau telah mencoba berbagai cara? Adakah cara lain yang dapat membantu Anda untuk lebih nyenyak tidur? Tahukah Anda bahwa cahaya matahari memberikan manfaat bagi mutu tidur malam Anda? Bagaimana hal ini dapat terjadi? Perhatikanlah keterangan berikut ini!

Cahaya Matahari & Hormon Melatonin

Beberapa penelitian di Jepang memperlihatkan bahwa para lansia cenderung mengalami insomnia, hal ini dikarenakan kurangnya terkena cahaya matahari. Lalu, pemeriksaan berupa tes darah dilakukan untuk mengetahui kemungkinan lain yang dapat timbul. Pemeriksaan tersebut memperlihatkan bahwa kadar hormon melatonin menurun drastis.

Melatonin merupakan hormon yang dihasilkan oleh kelenjar pinealis dan berada didalam otak. Dalam keadaan normal, hormon ini memiliki persentase kandungan yang tinggi pada malam hari dan tidak ditemukan keberadaannya selama siang hari.

Namun, tidak demikian halnya pada orang yang kurang mendapatkan cahaya matahari, konsentrasi melatonin dalam darah cenderung menurun. Hal ini membentuk kesimpulan bahwa kurangnya hormon melatonin dapat memengaruhi mutu tidur.

Upaya Meningkatkan Hormon Melatonin

Untuk dapat meningkatkan kadar melatonin dalam tubuh, tak ada salahnya untuk berjemur selama 4 jam sehari. Mulai dari jam 10 pagi hingga 12 siang, lalu dilanjutkan lagi dari jam 2 siang hingga 4 sore, dengan demikian mutu tidur Anda akan menjadi lebih baik.

Bila kebanyakan waktu yang Anda gunakan adalah di dalam ruangan, cobalah untuk menyisihkan waktu dalam menikmati hangatnya cahaya matahari dan rasakan manfaatnya berupa tidur nyenyak. Pada malam hari, upayakan agar Anda memiliki kamar tidur dengan pencahayaan yang redup.

Beberapa orang, khususnya kaum lansia senang mengonsumsi suplemen peningkat hormon melatonin agar dapat tidur nyenyak di malam hari, hanya saja kita tidak tahu seberapa amankah penggunaan suplemen ini, jika digunakan dalam waktu yang lama dan jumlah besar. Maka dari itu, cahaya matahari masih menjadi terapi yang paling aman dan berkhasiat.

Penyebab Beberapa Orang Tak Suka Cahaya Matahari & Apa Kerugiannya?

Ada yang merasa takut kulitnya terbakar cahaya matahari, adapula yang takut terkena kanker kulit, yang lainnya ingin mencoba namun tak memiliki banyak waktu. Bagi kaum muda di-era modern ini, cahaya matahari dapat menjadi musuh bagi make up yang dikenakannya. Remaja lainnya merasa bahwa kegiatan bersantai dibawah matahari hanya cocok bagi mereka yang sedang liburan di pantai.

Ya, begitu banyak orang seolah-olah anti terhadap cahaya matahari. Belum lagi terkait dengan masalah pemanasan global yang membuat reputasi sang surya bertambah kelam. Maka tak heran jika banyak orang merasa bahwa upaya memperoleh manfaat dari sinar matahari sebagai cara yang membuang waktu.

Namun, sebenarnya tidak demikian! Misalnya di wilayah lingkaran Arktik, seperti; Rusia, Norwegia, dan Swedia—beberapa negara ini memiliki rentang waktu siang yang sangat pendek, sehingga kebanyakan orang mengalami depresi musiman.

Book a 1-on-1
Call Session

Want Patrick's full attention? Nothing compares with a live one on one strategy call! You can express all your concerns and get the best and most straight forward learning experience.

Related articles:

Bahaya Microsleep Saat Berkendara, Salah Satu Penyebab Kecelakaan Fatal

Mengemudi dalam jarak jauh hingga berjam-jam sering membuat Anda...

9 Cara Begadang yang Sehat

Belajar untuk ujian akhir, mengejar deadline pekerjaan, bekerja shift...

6 Cara Melunasi Hutang Tidur Agar Terhindar dari Dampak Buruknya

Di dunia yang dipenuhi banyak kekhawatiran, tidak heran kalau...

Suka Tidur Larut? Hati-Hati Risiko Penyakit Akibat Sering Begadang!

Apakah Anda orang yang lebih suka tidur larut malam...

Berapa Waktu Tidur yang Cukup untuk Setiap Kelompok Usia?

Kualitas tidur kita banyak pengaruhnya pada kesehatan kita, secara...

Latest courses: