Tahukah Anda bahwa tekanan darah tinggi adalah penyebab utama dari penyakit gagal ginjal? Darah tinggi yang boleh dibilang penyakit sejuta umat, tak disangka bisa berujung pada penyakit fatal semacam gagal ginjal bila dibiarkan.\n\n\n\nGinjal dan sistem peredaran darah Anda saling bergantung satu sama lain demi menjaga kesehatan tubuh. Singkatnya, ginjal membantu menyaring limbah serta cairan ekstra dari darah, dan ginjal menggunakan banyak sekali pembuluh darah untuk melakukan fungsi tersebut.\n\nBagaimana bisa tekanan darah tinggi memengaruhi fungsi dari ginjal tersebut, bahkan sampai menyebabkan gagal ginjal? Untuk memahami kaitan antara tekanan darah dengan ginjal, mari kita pahami dulu mengenai tekanan darah tinggi serta fungsi ginjal.\n
Apa Itu Tekanan Darah Tinggi?
\nTekanan darah adalah kekuatan darah menekan dinding pembuluh darah seraya jantung memompa darah. Tekanan darah tinggi (hipertensi) akan terjadi jika kekuatan darah tersebut meningkat.\n\nDan beberapa hal yang dapat meningkatkannya antara lain karena kelebihan jumlah darah karena kelebihan jumlah air di dalamnya, atau karena pembuluh darah yang menyempit, menjadi kaku, atau tersumbat.\n\nJika Anda periksa tekanan darah, biasanya hasil tes dituliskan dengan 2 nomor yang dipisahkan oleh garis miring, contohnya 120/80. Angka di atas dinamakan tekanan sistolik dan menunjukkan tekanan seraya jantung berdetak serta memompa darah melalui pembuluh-pembuluh darah. Angka di bawah dinamakan tekanan diastolik dan menunjukkan tekanan seraya pembuluh-pembuluh darah rileks di antara detak jantung.\n\nSebagian besar orang yang sehat dinyatakan memiliki tekanan darah normal bila angkanya tak lebih dari 120/80. Seseorang dinyatakan memiliki kondisi pra hipertensi (di atas normal tetapi belum hipertensi) bila angka di atasnya 120 sampai 139 dan angka di bawahnya 80 sampai 89. Sedangkan tekanan darah tinggi adalah jika angka di atas mencapai 140 atau lebih dan di bawahnya 90 atau lebih.\n
Apa Itu Ginjal dan Bagaimana Fungsinya?
\nGinjal adalah 2 organ kembar yang berbentuk menyerupai kacang seukuran kepalan tangan. Mereka terletak tepat di bawah tulang rusuk, masing-masing di setiap sisi tulang belakang. Setiap hari, kedua ginjal ini menyaring sekitar 120 hingga 150 liter darah untuk menghasilkan sekitar 1 sampai 2 liter urin, yang terdiri dari limbah tubuh dan cairan ekstra.\n\nUrin mengalir dari ginjal menuju ke kandung kemih melalui tabung yang disebut ureter, untuk kemudian ditampung dalam kandung kemih ini. Pada waktu kandung kemih dikosongkan, urin mengalir ke luar tubuh melalui tabung yang disebut uretra, terletak di bagian bawah kandung kemih.\n
Bagaimana Tekanan Darah Tinggi Memengaruhi Fungsi Ginjal?
\nTekanan darah tinggi bisa merusak pembuluh-pembuluh darah di ginjal, mengurangi kemampuan kerja mereka. Jika kekuatan tekanan darah meningkat, pembuluh darah harus meregang supaya darah bisa lebih mudah mengalir.\n\nAkhirnya, peregangan yang terpaksa ini meninggalkan bekas luka lalu melemahkan pembuluh-pembuluh darah di seluruh tubuh, termasuk yang ada di ginjal.\n\nJika pembuluh darah ginjal rusak, mereka mungkin akan berhenti membuang limbah-limbah serta cairan ekstra dari dalam tubuh. Cairan ekstra tersebut menetap di pembuluh darah dan kemudian dapat lebih meningkatkan tekanan darah, sehingga menciptakan lingkaran siklus yang berbahaya.\n
- \n \t
- Pembuluh darah ginjal yang rusak tidak mampu menyaring darah dengan baik.\nGinjal memiliki nefron-nefron kecil untuk menyaring darah. Setiap nefron menerima suplai darah melalui kapiler-kapiler pembuluh darah yang sehalus rambut. Jika pembuluh darah tersebut terluka/rusak, maka nefron tidak akan mendapat cukup oksigen dan nutrisi penting—pada akhirnya ginjal pun kehilangan kemampuannya untuk menyaring darah dan mengendalikan kadar cairan, hormon, asam, dan garam dalam tubuh.
- Ginjal yang rusak tidak mampu mengendalikan tekanan darah.\nGinjal sehat menghasilkan hormon yang disebut aldosteron untuk membantu tubuh mengendalikan tekanan darah. Jika ginjal mengalami kerusakan akibat tekanan darah tinggi, maka kemampuan menghasilkan hormon itu juga akan terganggu. Terciptalah lingkaran siklus berbahaya—semakin banyak pembuluh darah yang tersumbat dan berhenti berfungsi karena tekanan darah makin tak terkendali, lalu ginjal pun pada akhirnya mengalami kegagalan fungsi (gagal ginjal).
\n \t
\n
\n
\n
Lindungi Ginjal Anda dengan Mengendalikan Tekanan Darah!
\nCara terbaik untuk mencegah penyakit ginjal yang disebabkan oleh darah tinggi adalah dengan menurunkan tekanan darah. Ini mencakup mengambil langkah-langkah perubahan gaya hidup seperti: menerapkan pola makan sehat, aktif olahraga, menjaga berat badan sehat, berhenti merokok, serta mengurangi stres.\n\nTekanan darah tinggi dapat meningkatkan kerusakan pada ginjal, tidak soal apa yang menjadi penyebab penyakit ginjal. Karena itu, mereka yang mengidap penyakit ginjal harus berupaya menjaga tekanan darah mereka berada di bawah angka 140/90.\n\nDalam upaya menurunkan atau menstabilkan tekanan darah, beberapa orang memanfaatkan herbal yang sudah terbukti berkhasiat. Salah satu herbal yang sanggup mengendalikan tekanan darah adalah Noni Juice. Bahkan herbal ini bukan hanya efektif mengatasi darah tinggi, tetapi juga bermanfaat untuk menjaga tekanan darah selalu stabil.\n\nDengan Panduan lengkap buah mengkudu sudah kami siapkan di sini.demikian, mereka yang mengupayakan gaya hidup sehat lalu menambah asupan Noni Juice, maka bukan tidak mungkin mereka akan terbebas dari ancaman penyakit akibat darah tinggi. Kami juga menganjurkan Anda untuk membaca artikel lain mengenai cara-cara ampuh menurunkan darah tinggi agar terhindar dari bahaya gagal ginjal. Silakan baca: Gaya Hidup Sehat, Cara Menurunkan Darah Tinggi yang Terbaik.

