HomeSaraf & OtakHipoksia: Cara Mencegah Kesulitan Bernapas Saat Berada Di Ketinggian!

Hipoksia: Cara Mencegah Kesulitan Bernapas Saat Berada Di Ketinggian!

Date:

Jika Anda tinggal di dataran tinggi atau pegunungan, jangan khawatir akan hipoksia. Karena banyak orang telah bertahan hidup pada ketinggian tertentu selama bertahun-tahun. Beberapa orang bahkan masih sanggup bermain sepak bola, setelah bekerja di sebuah tambang pegunungan Andes pada ketinggian 6.000 meter.

Ya, pemandangan yang asri dan menawan dari wilayah pegunungan seringkali menjadi daya tarik tersendiri bagi kebanyakan orang yang mencintai panorama alam, namun terkadang kendalanya adalah hipoksia yang menjadikan perjalanan atau rekreasi Anda menjadi tidak menyenangkan.

Bagaimana caranya tubuh dapat mengatasi kekurangan oksigen di tempat tinggi?

Sewaktu Anda berada di dataran tinggi, jantung dan paru-paru akan bekerja lebih cepat guna melepaskan plasma darah yang dapat meningkatkan persentase kandungan sel darah merah yang membawa oksigen. Sehingga dalam waktu yang singkat asupan sel darah merah yang telah meningkat ini dapat dialirkan menuju otak.

Begitu pula dengan sumsum tulang yang memproduksi lebih banyak sel darah merah tambahan akan membuat transportasi oksigen lebih efisien, sehingga dalam periode beberapa hari atau bulan Anda dapat terbiasa dengan kondisi atau lingkungan seperti itu.

Bagaimana cara mencegah kesulitan bernapas saat berada di ketinggian?

Pengaruh hipoksia biasanya memuncak pada hari kedua atau ketiga, oleh karena itu ada baiknya Anda tidak makan-makanan berat seperti daging yang berlemak, beberapa hari sebelum atau setelah tiba di wilayah pegunungan—terlebih saat malam hari.

Lalu, apa yang sebaiknya Anda santap setelah tiba di tempat tinggi? Anda masih dapat mengonsumsi nasi, havermout, dan kentang. Ada baiknya untuk makan sedikit saat malam hari dan lebih banyak pada pagi hari, karena remaja sering kali sulit melakukan ini, maka mereka lebih sering terkena hipoksia.

Selain pola makan, Anda dapat melindungi kulit Anda dengan mengenakan topi atau mengoleskan krim tabir surya, untuk menghindari sinar matahari yang berbahaya. Tak hanya kulit, sinar ini juga dapat menimbulkan iritasi bahkan kerusakan mata, oleh sebab itu ada baiknya mengenakan kacamata hitam yang berkualitas baik dan minumlah banyak air.

Ada baiknya untuk memeriksa kondisi kesehatan jika Anda memiliki kelebihan berat badan, tekanan darah tinggi, anemia sel sabit, atau penyakit jantung atau paru, sebelum berwisata ke wilayah pegunungan.

Bagi Anda yang menderita selesma akut, bronkitis, atau pneumonia, sebaiknya menunda perjalanan guna menghindari kemungkinan infeksi saluran pernapasan atau penimbunan cairan yang berbahaya dalam paru-paru. Anehnya beberapa penderita asma merasa lebih baik sewaktu berada di tempat yang lebih tinggi.

Namun, sekali lagi Anda perlu memastikan keadaan fisik atau kesehatan Anda sebelum melakukan aktivitas atau memutuskan untuk tinggal di wilayah pegunungan. Dengan demikian Anda dapat menjaga keselamatan diri Anda selama berada di ketinggian.

Book a 1-on-1
Call Session

Want Patrick's full attention? Nothing compares with a live one on one strategy call! You can express all your concerns and get the best and most straight forward learning experience.

Related articles:

Obesitas Bikin Otak Lemot? Jangan Sepelekan Koneksi Usus-Otakmu

Penelitian terbaru menunjukkan probiotik Clostridium butyricum dapat memperbaiki fungsi kognitif pada individu obesitas dengan memodulasi jalur mikrobiota-usus-otak. Pelajari lebih lanjut!

Terobosan Baru: ‘Indra Neurobiotik’ Ungkap Komunikasi Usus-Otak dan Potensi Atasi Obesitas

Penelitian terbaru memperkenalkan 'indra neurobiotik', menunjukkan mikrob usus memengaruhi fungsi otak secara langsung, membuka jalan baru pengobatan obesitas.

Koneksi Usus-Otak: Bagaimana Probiotik Pediococcus acidilactici Membantu Mengatasi Stres Kronis

Pelajari bagaimana Pediococcus acidilactici, probiotik spesifik, berpotensi membantu mengelola stres kronis dengan memodulasi koneksi usus-otak yang kuat.

Sulit Fokus Kerja? Tingkatkan Konsentrasimu dengan Herbal Pilihan Ini!

Semakin ke sini semakin banyak orang merasa sulit untuk...

Adakah Cara Menyembuhkan Saraf Kejepit di Leher?

Saraf kejepit di leher bisa sangat membatasi aktivitas. Anda...

Latest courses: