HomeHormon & MetabolismePenyebab Obesitas Bukan Hanya Pola Makan dan Gaya Hidup

Penyebab Obesitas Bukan Hanya Pola Makan dan Gaya Hidup

Date:

Sebuah laporan dari London oleh New York Daily News menyebutkan bahwa cahaya buatan manusia, atau lampu, kini ditengarai sebagai penyebab obesitas.

Kita memang perlu berterima kasih kepada Thomas Edison atas penemuannya itu. Namun, ketika dulu ia menemukan itu, ia pasti tidak menyangka bahwa temuannya akan ikut berkontribusi sebagai penyebab obesitas.

Karena adanya lampu, manusia dapat bekerja, bermain, dan beraktifitas. Dan, karena lampu pulalah ritme sirkadian manusia terganggu dan manusia mengalami obesitas.

Meski tak kasat mata, ritme tubuh manusia sangat ditentukan oleh ritme sirkadian. Begitu juga ritme dari produksi hormon, yang dikendalikan oleh jam molekuler dalam setiap sel di tubuh kita. Ritme itu telah disesuaikan dengan siklus rotasi bumi, yaitu 24 jam.

Tetapi ritme ini terganggu oleh adanya cahaya buatan manusia, yang mempengaruhi pola waktu makan dan tidur kita. Karena itu, hal ini disebut “circadian desynchrony”, atau ketidaksinkronan sirkadian.

Cathy Wyse, seorang penulis jurnal sains sekaligus ahli chronobiology di University of Aberdeen mengatakan bahwa ketidaksinkronan sirkadian tersebut telah mengganggu sistem dalam otak manusia khususnya yang mengatur metabolisme, dengan demikian menjadikannya salah satu faktor utama penyebab obesitas dan diabetes.

‘Penyebab obesitas yang semakin mendunia kini lebih kompleks daripada sekadar pola makan dan aktifitas fisik. Ada banyak faktor lain yang terkait, salah satunya yang layak mendapat perhatian adalah ketidaksinkronan sirkadian,’ kata Wyse.

Sementara itu, The Korea Herald melaporkan bahwa anak yang gemuk biasanya juga memiliki orang tua yang gemuk, maka timbul pertanyaan apakah faktor genetis merupakan salah satu penyebab obesitas pada anak.

Meski tidak ada yang dapat menjawab dengan pasti, namun diduga bahwa obesitas pada anak memang terkait dengan komponen genetis tertentu dalam sel.

Jika penyebab obesitas genetis ditemukan, ada harapan bahwa anak-anak yang beresiko mengalami obesitas dapat diberi perawatan preventif sambil juga menyeimbangkan pola makan dan aktifitas tubuh.

Jika melihat semakin banyaknya orang di seputar dunia yang mengalami obesitas akhir-akhir ini—yang khususnya semakin cenderung terjadi pada generasi muda—tampaknya masih ada banyak faktor penyebab obesitas yang belum terungkap dan bahkan belum ada solusinya.

Namun, para pakar telah melansir banyak cara untuk memperlambat meluasnya problem ini, terutama dengan cara-cara alami. Dengan cara-cara alami itu, diharapkan kita mampu mengatasi penyebab obesitas, bahkan mencegahnya.

Fery Irawan
Fery Irawan
Editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.

Book a 1-on-1
Call Session

Want Patrick's full attention? Nothing compares with a live one on one strategy call! You can express all your concerns and get the best and most straight forward learning experience.

Related articles:

Gula Darah Susah Terkendali? Ini 10 Hal yang Wajib Dilakukan Penderita Diabetes

Diabetes tipe 2 terjadi saat sel tubuh mulai kebal...

Panduan Gejala Diabetes: untuk Kamu yang Sering Haus dan Lelah

Sering haus, bolak-balik ke toilet, dan gampang lelah tanpa...

Panduan Vitamin D untuk Gula Darah: Kamu yang Berisiko Diabetes

Vitamin D sering dianggap sekadar vitamin untuk tulang, padahal...

7 Langkah Aman agar Gula Darah Tinggi Lebih Terkendali

Gula darah tinggi adalah kadar glukosa yang melewati target...

6 Herbal Penambah Berat Badan Alami yang Aman dan Terbukti

Punya tubuh terlalu kurus bisa sama stresnya dengan kelebihan...

Latest courses: